Ev. Decky Pendowo

Ev. Decky Pendowo adalah seorang penginjil yang mengawali pelayanannya di pedalaman Kalimantan. Nama “Pendowo” yang dimilikinya berasal dari bahasa Sansekerta, menunjukkan bahwa beliau adalah anak kelima dari lima bersaudara yang kesemuanya lelaki. Beliau adalah seorang penginjil yang masih sangat muda, namun dipakai Tuhan untuk menyatakan kuasaNYA yang luar biasa dahsyat. Melalui pelayanannya dalam beberapa KKR, banyak orang sakit sembuh, tumor hilang seketika, dan bahkan orang yang telah mati dibangkitkan.

Selama pelayanannya di pedalaman hutan, seringkali beliau nyaris putus asa. namun senantiasa beliau dikuatkan oleh Tuhan. Salah satu ayat penguatnya adalah Yoh 11 : 40b, “…Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah”

Dalam ibadah doa malam GBI Glow Fellowship Center tanggal 22 Agustus 2008, Ev. Decky Pendowo membuka khotbahnya dengan sebuah ilustrasi kisah nyata yang terjadi di Chicago. Beliau berkisah bahwa ada sepasang suami istri Indonesia yang bekerja di Chicago yang baru saja menjalani masa bulan madu. Mereka diberkati dengan luar biasa. Sang suami memiliki pekerjaan bagus di kota itu, dan baru saja membeli sebuah apartment bagus di salah satu sudut kota.

Suatu ketika, sang suami yang sedang bekerja di kantor tiba-tiba mendapat telepon yang mengabarkan bahwa apartment yang suami istri itu miliki mengalami kebakaran. Tanpa mempedulikan apa-apa lagi, sang suami tersebut kemudian ngebut pulang untuk segera bisa melihat kondisi apartment-nya. Di lokasi kejadian, orang banyak telah berkumpul, termasuk petugas pemadam kebakaran. Api benar-benar menyala-nyala dengan ganas di apartment-nya. Dia kebingungan, mencari-cari istrinya ke sana ke mari. Di kerumunan orang-orang yang sedang menyaksikan kebakaran hebat itu, sosok sang istri sama sekali tak ditemuinya. Dengan sangat nekat, dia kemudian menerobos masuk ke apartment-nya, melintasi para petugas pemdam kebakaran yang mencoba menghalanginya karena kebakaran demikian hebat. Dia berhasil lolos dari kepungan petugas, dan mendobrak masuk ke apartment tersebut. Di sela-sela kobaran api dan kepulan asap tebal, dia menemukan sang istri tergeletak pingsan. Langsung saja dia gendong keluar, sehingga akhirnya sang istri dapat diselamatkan.

Drama penyelamatan yang dilakukan sang suami memang sangat fantastis! Dia benar-benar pahlawan! Semua media masa di kota tersebut menjadikannya bintang selama beberapa lama. Namun sayang, kobaran api dalam kebakaran tersebut mengakibatkan seluruh muka sang suami rusak parah, setelah luka bakarnya sembuh, dia menjadi manusia buruk rupa. Sang pahlawan berubah menjadi sosok yang penuh penyesalan, malu, merasa tak berarti dengan penampilan barunya. Dia mengasingkan diri di kamarnya dan sama sekali tidak mau bertemu dengan orang, bahkan istrinya sekalipun. Setiap hari, istrinya hanya menyiapkan makanannya dan meletakkannya di depan ppintu kamar. Sang pahlawan benar-benar menyembunyikan diri, dalam kesepian dan perasaan tidak berarti. Kejadian demikian berlangsung berbulan-bulan. Segala daya upaya bujukan sang istri yang menyatakan bahwa dia masih mencintainya apapun kondisi sang suami tidak digubris dan tidak dipercaya. Begitu pula ajakan untuk operasi plastik utnuk memperbaiki keadaan muka sang suami, sama sekali tidak mendapat tanggapan.

Keputusasaan menghadapi sang suami yang demikian, kemudian juga menghinggapi diri sang istri. Dalam kondisinya yang semakin terpuruk, sang istri kemudian mendatangi seorang dokter bedah terbaik di kota tersebut. Dalam konsultasinya dengan dokter, sang istri menceritakan detil kejadian yang menimpa keluarganya, sehingga meminta untuk dokter merusak muka cantiknya, agar sama dengan muka rusak suaminya sebagai bentuk pernyataan betapa dia masih mencintai sang suami. Tentu saja dokter tersebut kaget, dan tidak bisa langsung mengiyakan. Dia meminta waktu untuk berpikir sebelum menjawab.

Sang dokter kemudian mendatangi apartment pasangan suami-istri tersebut. Seorang maid menyambutnya, dan mempersilakan sang dokter untuk mengetuk sendiri pintu kamar pria buruk rupa yang mengunci diri tersebut. Ketukan pertama di pintu sama sekali tidak mendapat sambutan. Demikian juga ketukan kedua dan ketiga. Akhirnya sang dokter mengatakan bahwa dia tidak peduli apakah pria di dalam kamar tersebut memperhatikannya atau tidak, dia hanya ingin menyampaikan bahwa apabila pria tersebut tidak keluar dari kamar saat itu, minggu depan dia akan mengoperasi wajah cantik istri pria tersebut dan menjadikannya buruk rupa agar sama dengan pria tersebut untuk memenuhi permintaan istri pria tersebut untuk menyamakan kondisinya dengan suaminya supaya ia tahu bahwa istrinya benar-benar mencintainya, dan mau menjadi buruk sepertinya untuk membuktikan cintanya.

Akhirnya sang suami mau keluar dari kamar dan menangis dengan luar biasa di hadapan sang dokter. Kemudian hatinya berhasil dipulihkan, dan dia mau menjalani operasi plastik untuk memperbaiki wajahnya……..

Kisah yang sangat menyentuh. Betapa besar pengorbanan sang istri yang mau merusak wajahnya demi kekasih hatinya. Namun TUHAN YESUS kita lebih lagi! Wajah yang tak bercacatNya, rela IA copot, dipasangkan untuk menggantikan wajah kita, dan Ia rela mengenakan wajah kita yang buruk rupa penuh dengan coreng moreng dosa………… what a grace!!!

“Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Yesaya 53: 3-5

Ev. Decky Pendowo melayani melalui The Elijah Ministry. Di Prestasi FM Jakarta, 88.6 FM, kita bisa mendengar pelayanan Elijah Ministry setiap hari Selasa jam 22.00 melalui “Mujizat Channel on Air” di mana kadang Ev. Decky melayani secara langsung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: